
Seorang reporter televisi, berdiri di depan akuarium Paul
Ternyata Paul tak hanya laku jadi tontonan, ia juga bisa meramal hasil pertandingan sepak bola. Dan sejauh ini ramalannya hampir selalu benar. Dari 12 kali meramal, Paul meramal benar 11 kali. Ini jauh lebih akurat dibanding ramalan binomial menggunakan koin. Perbandingannya, ramalan dengan koin hanya mencapai hasil seperti Paul (11 kali benar dari 12 kali meramal) dari 315 kali ramalan koin. Jadi betapa akuratnya ramalan Paul, begitu orang-orang di sana menyimpulkan.
Selalu Benar
Tahun 2008 ketika Piala Eropa digelar, Paul menebak enam kali pertandingan Jerman dan hanya satu kali salah ketika menebak hasil pemenang Jerman melawan Spanyol di final. Paul memilih Jerman dan ternyata yang menang adalah Spanyol yang menjadi juara Eropa 2008.
Tahun ini Paul selalu benar dalam enam kali ramalannya saat Jerman bertanding (Paul disuruh memilih dua kota berisi makanannya di mana kotak ditempeli bendera jerman dan lawan Jerman). Kala Jerman melawan Australia, Inggris, dan Argentina. Paul tanpa ragu memilih Jerman sebagai pemenang. Buktinya Jerman dengan mudah mengalahkan mereka 4-0, 4-1, dan 4-0. Ketika Jerman melawan Ghana, Paul nyaris memilih Ghana. Untunglah akhirnya ia memilih Jerman. Ternyata pertandingan itu alot dan Jerman nyaris kalah dengan kemenangan hanya 1-0. Lalu saat Jerman melawan Serbia, Paul tak memilih Jerman dan ternyata memang Serbia yang menang 1-0.
Tanpa ragu, Paul memilih kesebelasan Spanyol sebagai pemenang partai semifinal
Untuk pertandingan semifinal, ternyata Paul memilih Spanyol. Para pendukung Jerman pun menggigil dan berharap Paul kembali salah seperti ia meramal pemenang Jerman melawan Spanyol di Piala Eropa 2008. Kita semua tahu, ramalan Paul kembali benar. Jerman gagal maju ke final karena dikalahkan Spanyol 0-1.
Peramal Paling Akurat
Kepopuleran Paul menarik minat para pawang binatang di Jerman. Sebuah kebun binatang mengandalkan beberapa binatang sebagai peramal untuk menarik pengunjung. Kebun binatang Chemnitz memilih kuda nil bernama Petty untuk meramal pertandingan Jerman melawan Serbia. Ia memilih Jerman padahal Jerman kalah saat itu.
Lalu kebun binatang itu memilih binatang lain sebagai peramal karena ramalan Pretty tak manjur. Terpilihlah monyet bernama Tamarin Anton. Ia "bertugas" saat Jerman melawan Ghana. Tamarin ternyata memilih Ghana, padahal saat itu Ghana kalah dari jerman 0-1.
Karena binatang lain tak akurat, Paul diakui sebagai peramal paling akurat sejauh ini.Setidaknya dunia mengakuinya seperti itu dan statistik mendukungnya. Paul pun jadi populer. Ada-ada saja!
Sumber: http://www.andriewongso.com/artikel/serba_serbi/3473/Peramal_Piala_Dunia_Paling_Populer/